Jangan Lakukan Ini Setalah Makan!

Selasa, April 03, 2018
Jangan Lakukan Ini Setalah Makan!
Jangan Lakukan Ini Setalah Makan! - Makan adalah hal mendasar yang kita butuhkan untuk bertahan hidup. Tanpa makan kita akan merasakan lemas. Ada beberapa mitos kalau sesudah makan tidak boleh mandi, benarkah demikian?

Makan dan mandi adalah dua hal yang berbeda. Mandi adalah sebuah aktivitas yang berkaitan dngan bagian luar tubuh. Sedangkan makan merupakan aktivitas yang berkaitan dengan organ-organ dalam tubuh.

Jadi, anggapan bahwa mandi setelah makan dapat mengancam kesehatan adalah sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan. Tapi walauun begitu, kalian juga harus tahu kegiataan apa saja yang sebaiknya di hindari setelah makan.

Berikut adala beberapa hal yang sebaiknya jangan dilakukan setelah makan:

1. Merokok Setelah Makan

Bagi mereka yang sering merokok. Merokok setelah makan adalah kenikmatan tersendiri bagi mereka. Padahal, Anda sudah tahu kalau merokok itu tidak sehat untuk kesehtan. Bila mengalami gastritis, kolitis, dan irritable bowel syndroe, Anda akan mengalami efek yang buruk dari rokok yang lebih parah.

2. Minum Teh

Kebiasaan masyarakat kita kalau makan pasti didampingi dengan minuman yang menyegarkan, terutama teh. Dalam teh mengandundung zat yang dapat menyerap sari-sari makanan. Kandungan tersebut berupa zat tanin, suatu senyawa yang dapat memengaruhi penyerapan dalam lambug. Minum teh setelah makan juga dapat menghambat penyerapan protein dalam lambung. Minum teh setelah makan juga dapat menghambat penyerapan zat besi mengalami anemia atau kekurangan zat besi.

3. Langsung Tidur

Setelah makan mata seperti mau merem saja. Ada banyak orang yang setelah makan langsung tidur, padahal hal tersebut sangat tidak baik bagi kesehatan Anda. Jika Anda adalah salah satunya, maka sebaiknya Anda menahan rasa ngantuk sebentar. Bila menuruti rasa kantung dan langsung tidur, makanan yang baru saja masuk tidak bisa dicerna dengan baik. Makanan yang masih dicerna di lambung mungkin saja naik ke kerongkongan.

Jadi, memang ada beberapa hal yang dilarang dilakukan setelah makan. Agar kesehatan tidak terganggu. Jadi sebisa mungkin hindari hal-hal buruk di atas setelah makan ya.

Demikian mengenai Jangan Lakukan Ini Setalah Makan!, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Jangan Lakukan Ini Setalah Makan! Jangan Lakukan Ini Setalah Makan! Reviewed by Ticka Salsabila on Selasa, April 03, 2018 Rating: 5

Antisipasi Pencegahan Kanker Serviks

Kamis, Maret 29, 2018
Antisipasi Pencegahan Kanker Serviks


Penyakit Kanker ialah salah satu pengakibat kematian terbanyak, tetapi sesungguhnya kanker dapat dihandle bila kita tahu gejala-gejalanya lebih awal. Salah satu kanker yang ditakuti oleh para perempuan ialah kanker serviks atau kebiasaannya dikatakan dengan kanker leher rahim

Di Indonesia, tiap tahunnya adanya sekitar 500000. problematika baru, serta 250000. diantarnya mati dunia. Ini mengakibatkan para perempuan amat takut atas kanker serviks ini. Salah satu pengakibat dari kanker serviks ini ialah Human Papiloma Virus (HPV). Kanker ini kebiasaannya banyak berlangsung terhadap umur sekitar 30-40 tahun. serta factor risiko ini menaik terhadap perempuan yang haid umur prematur serta perempuan hingga tua yang takmempunyai anak


Gejala serta keluhan kebiasaannya akan timbul ketika kanker serviks Berposisi di step lebih lanjut. tanda apakah saja yang butuh kita waspadai? Berikut adalaha sebagian tanda yang musti kita waspadai
1. Keputihan kronik yang berbau serta bercampur darah
2. Perdarahan yang berlangsung di luar waktu menstruasi
3. Periode menstruasi yang berlangsung lebih lama alih alih biasanya
4. Perdarahan yang berlangsung sehabis waktu menopause
5. Perdarahan yang berlangsungsehabis melaksanakan kaitan seksual
6. Perdarahan yang berlangsung sehabispengobservasian panggul atau pembersihan vagina (douching)
7. Nyeri di area panggul
8. Nyeri saat melaksanakan kaitan seksual
9. Penurunan berat tubuh yang tak bisa dijelaskan penyebabnya

Antisipasi Pencegahan Kanker Serviks
meskipun begitu, orang yang mempunyai tanda layaknya diatas belum jelas saja mengidap kanker . Sulitnya mendeteksi gejala-gejala kanker serviks bikin kita sesegera mungkin hati-hatiserta sesegera mungkin melaksanakan screening lebih prematur buat mengetahui, apa kita mengidap Kanker Serviks atau tidak? 
Pemeriksaan screening bertujuan buat menyaring bukan buat diagnosa pastiAda. dua ujiscreening yang tersabit efisien buat kanker serviks 
1. Pap Smear
Pemeriksaan pap smear bertujuan buat mendeteksi pergantian sel yang bisa berkembang menjadi kanker apabila tak dihandle dengan semestinya. uji ini bisa mengetahui level pra-kanker. terhadap level pra-kanker, sel serviks telah tunjukkan pergantian yang bisa ditinjau di bawah mikroskop dengan pewarnaan Papanicolaou. pengobservasian ini bisa dilaksanakan di poliklinik atau praktik pribadi dokter
Saat melaksanakan pap smear, dokter akan memasukkan alat dari logam yang dikatakanspekulum buat melebarkan liang vagina. Perihal ini menolong dokter mencermati vagina sertaserviks, lantas mengambil sebanyak sel serta lendir di serviks serta sekitarnya. Bahan ini akan ditaruh di atas kaca obyek (pap smear konvensional) atau di dalam cairan (Liquid Based Cytology/LBC) buat diperiksa di pemeriksaan labor. LBC ialah pengembangan dari pap smear konvensional dimana semua sel yang didapat dimasukkan ke dalam cairan sehingga takadanya yang terbuang. Pemrosesannya menghasilkan result yang lebih memudahkan ahli patologi anatomi buat menilai apa sang pasien terserang kanker serviks. LBC menaikkansensitivitas pelajaran level pra-kanker serta kurangi angka negatif palsu pap smear konvensional. Keuntungan LBC lain ialah dengan result tersebut bisa dilanjutkan ke uji HPV, sementara result pap smear konvensional tak dapat lanjut ke uji HPV
2. uji HPV
Tes ini bertujuan buat mendapatkan ada virus HPV yang bisa mengakibatkan pergantian sel serviks. Infeksi HPV ialah infeksi yang umum. Sekitar 50 - 80% perempuan yang sudahmelaksanakan kaitan seks pernah menemukan infeksi HPV terhadap satu titik dalam hidupnya. Namun 90% infeksi HPV berhasil disingkirkan dalam masa 8 bulan dengan imunitas badanyang baik
Apabila dokter menganjurkan uji ini bersama dengan LBC, tersebutkan uji ini bisa memakaikanbahan cek yang setara dengan LBC tadi. uji ini mengidentifikasi adakah virus HPV dengan metoda PCR (Polymerase Chain Reaction ialah metoda buat menambah DNA dengan memakaikan mesin). metoda PCR bisa mengetahui DNA virus HPV, bahkan dengan metodahibridisasi uji HPV bisa mengetahui genotype (susunan genetik) virus, baik jenis yang bisamengakibatkan kanker serviks ataupun yang mengakibatkan kutil kelamin. Dengan mengetahuigenotype virus HPV, dokter memperoleh informasi apa infeksi HPV menetap/persisten apabila diciptakan HPV genotype yang setara dalam 2 tahun berturut-turut. uji HPV memilikisensitivitas yang lebih baik alih alih pap smear dalam mendapatkan level pra-kanker lanjut. Sehingga pengobservasian HPV bisa mengkompensasi result negatif palsu terhadappengobservasian pap smear yang bisa berlangsung dampak kesalahan pengambilan bahan cekserta deteksinya
Pemeriksaan pap smear atau LBC dianjurkan buat perempuan yang sudah melaksanakankaitan seksual yang berumur 21 - 65 tahun. sementara uji HPV dianjurkan buat perempuanyang berumur 30 - 65 tahun sebagai tambahan pengobservasian pap smear/LBC, pengobservasian LBC serta HPV terhadap saat yang berserentakan dikatakan co-testing. Apabila result kedua uji ini normal, tersebutkan posibilitas buat terserang kanker serviks dalam masa 5 tahun ke depan amat rendah sehingga dapat dilaksanakan 5 tahun sekali apabila resultpap smear ataupun HPVnya normal
Selain screening dini, butuh juga dilaksanakan pencegahan dengan pemberian vaksin HPV dari ketika dini. Vaksin ini bisa diberikan terhadap perempuan berumur 10-55 tahun. Vaksin ini kebiasaannya diberikan tiga kali, yaitu terhadap bulan ke nol, satu, serta enam. terhadap saat pemberian vaksin ini bisa jadi diciptakan sedikit pengaruh samping, layaknya demam hingga nyeri saat menstruasi.
Antisipasi Pencegahan Kanker Serviks Antisipasi Pencegahan Kanker Serviks Reviewed by Ticka Salsabila on Kamis, Maret 29, 2018 Rating: 5

Ternyata Warna Pakaian Bisa Mencegah Kanker Kulit

Kamis, Agustus 31, 2017
Ternyata Warna Pakai Bisa Mencegah Kanker Kulit
Ternyata Warna Pakaian Bisa Mencegah Kanker Kulit - Warna baju yang Anda gunakan ternyata berkaitan langsung dengan tingkat proteksi kulit. Semakin gelap warna baju yang dipilih, semakin besar kemampuannya untuk mencegah kanker kulit.

Hal itu disampaikan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, Dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD. Menurutnya, jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan, memilih baju berwarna gelap adalah cara paling jitu untuk menghindari dampak buruk dari serangan matahari.

Hal ini karena waran memiliki kemampuan untuk menyerap pantulan dari sinar matahari. Sinar matahri dengan spektrum warna gelombang bisa diserap dengan warna-warna tertentu. Misalnya kuni atau hitam punya kemampuan yang berbeda. Semakin gelap, semakin bisa menyerap range panjang gelombang.

Hal sebaliknya juga berlaku bagi warna lain. Ia membandingkan pemilihan pakaian pada aktivitas outdoor yang dinilai kurang sesuai.

Misalnya saat Anda ke pantai biasanya mamakai baju putih, dan berbahan tipis. Padahal baju putih itu paling rendah proteksinya, apalagi kalau dibandingkan dengan pakaian jeans gelap.

Memakai pakaian yang sesuai memiliki peran cukup penting dalam proteksi kulit, ia menyarankan untuk memilih kain yanaag terbaik di tengah aktivitas luar ruangan yang super sibuk.

Jangan Lupa Memakai Sunscreen

Menggunakan pakaian tertutup, topi, kacamata, dan pelindng lainna dapat membantu Anda menjaga kesehatan kulit. Di samping itu, Anda juga harus mempertimbangkan untuk memakai tabir surya (sunscreen).

Saat kulit Anda terlalu terpapar sinar matahri, akan meningkatkan risiko Anda terkena kanker kulit. Pada setiap orang, rentang waktu yang dibutuhkan untuk terkena suatu penyakit sangatlah berbeda.

Kembali ke tipe kulit dan warna kulit. Semakin gelap warna kulit, maka semakin lama penuaan kulit terjadi. Kanker kulit, katanya dapat dipicu oleh beberapa faktor. Seperti intensitas Anda terkena matahari, pola hidup, dan kurang sadar akan pentingnya menjaga kulit.

Dianjurkan perlindungan kulit, termasuk kulit wajah dan tubuh sudah menjadi part of basic skin care. Bahkan sejak kecil. Anak-anak dan bayi di atas 6 bulan harusnya sudah diberi sunscreen. tentunya dengan produk yang khusus dan sesuai dengan kulit bayi dan anak.

Cegah kanker kulit dengan rutin melakukan deteksi dini kanker kulit, atau dikenal sebagai SAKURI. Pastikan juga kulit Anda mendapatkan perlindungan yang sesuai.

Demikian Ternyata Warna Pakaian Bisa Mencegah Kanker Kulit, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Ternyata Warna Pakaian Bisa Mencegah Kanker Kulit Ternyata Warna Pakaian Bisa Mencegah Kanker Kulit Reviewed by Ticka Salsabila on Kamis, Agustus 31, 2017 Rating: 5

Sakit Hati Karena Sering Stres

Jumat, Agustus 25, 2017
Sakit Hati Karena Sering Stres
Sakit Hati Karena Sering Stres - Setiap orang pernah mengalami yang namanya stres, karena beberapa masalah. Terkadang oranga terlalu berlarut-larut dalam menghadapi masalah hingga berujung pada stres. Padahal jika kita terus menerus dalam kondisi stres, maka hal ini tidak baik dengan tubuh kita, salah satu organ yang bisa berdampak buruk adalah hati.

Saat Anda mengalami stres, maka tubuh akan melepaskan senyawa kimia yang dapat memicu peradangan di organ-organn tubuh, termasuk organ hati. Peradangan bekepanjangan yang tidak segera ditangani akan menurunkan kinerja hati. Bahkan bukan tidak mungkin akan menyebabkan kerusakan secara permanen.

Berbagai penelitian dilakukan untuk membktikan hal tersebut. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh University of Edinburgh, dimana para peneliti menemukan hubungan antara kondisi psikis seseorang dengan kesehatan hati.

Penelitian yang melibatkan 165.000 responden inin membuktikan bahwa mereka yang memiliki tingkat stres tinggi cenderung berpotensi menderita penyakiy hati mematikan di usia lanjut.

Lalu bagaimana stres bisa sangat memengaruhi organ hati di tubuh Anda? Seperti inilah kenapa stres bisa merusak organ hati:

- Stres bisa memperburuk keadaan seseorang dengan infeksi virus hepatitis C
- Stres meninkatkan keparahan gangguan hati pada orang yang dengan infeksi virus hepatitis B.
- Stres psikis akan melipatgandakan reaksi peradangan pada seseorang yang memilik kerusakan hati permanen atau sirosis.
- Stres akan mengganggu kemampuan tubuh untuk memperbaiki sel yang rusak memengaruhi DNA dan meningkatkan riisiko kanker hati.

Seluruh pernyataan tersebut bedasar penelitian tahunan yang dilakukan pada sejumlah besar orang. Terbukti, kondisi alam bawah sadar sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda sendiri.

Tidak ada kata terlambat untuk mencegah kerusakan hati akibat stres yang Anda alami. Kalau begitu apa yang bisa dilakukan saat masalah dan stres menyerang Anda? Berbagi adalah salah satu kunci utamanya. Utaranya apa yang Anda rasakan pada orang-orang terdekat. Selain itu, bila sudah mengganggu keseharian dan sulit tertangani, konsultasikan apa yang Anda rasakan pada dokter psikiatri.

Kenali tanda-tanda tubuh Anda jika ada sesuatu yang terjadi, termasuk saat ada masalah. Jadi, bebaskan diri Anda dari stres kalau tak mau sakit hati.

Demikian mengenai Sakit Hati Karena Sering Stres, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalia semuanya.
Sakit Hati Karena Sering Stres Sakit Hati Karena Sering Stres Reviewed by Ticka Salsabila on Jumat, Agustus 25, 2017 Rating: 5

Inilah Penybab Nyeri pada Tumit

Kamis, Agustus 24, 2017
Inilah Penybab Nyeri pada Tumit
Inilah Penybab Nyeri pada Tumit - Sebagian yang menopang berat badan tubuh, tekanan atau 'stres' berlebih, tumit dapat mengalami rasa nyeri. Penyebab nyeri pada tumi ini secara umum disebabkan oleh kondisi-kondisi yang terjadi di bagian bawah atau belakang tumit.

Nyeri yang terasa di bawah tumit, biasanay disebabkan oleh plantar fasciitis (peradangan fasia telapak kaki). Sedangkan, nyeri yang terasa dii belakang tumit, atau di sisi belakang pergelangan kaki, disebabkan oleh Achilles tendinitis atau peradangan tendo achilles.

Achilles tendinitis

Tendon Achilles merupakan tendn terbesar dalam tubuh manusia yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit. tendon berperang ketika Anda berjalan, berlari meloncat, atau berjinjit.

Peradangan pada tendon Achilles akan menimbulkan nyeri terasa di belakang tumit, peradangan muncul bila terjadi peregangan berlebihan yang berulang, seperti terlalu banyak lari atau menggunakan sepatu yang menggesek atau menusuk bagian belakang tumit.

Struktur Plantar Fasciitis, nyeri akibat Achills tendinitis juga muncul perlahan dan lebih terasa di pagi hari. Biasanya kemudian akan membaik setelah beraktivitas ringan.

Pada mulanya terasa sedikit nyeri yang berat akan muncul bila berlari dalam waktu yang lama, naik tangga atau melakukan sprint--lari cepat jarak pendek.

Rasa trsebut juga bisa disertai dengan benjolan di belakang tumit yang terasa nyeri dan hangat disentuh sehingga sepatu menjadi lebih sulit.

Pada umumnya jenis kelamin pria, usia yang semmakin menua, kaki datar, berat badan berlebih dan otot betis yang kaku akan meningkatkan risiko Anda mengalami Achilles tendinitis.

Plantar Fascltis

Pada bagian telapak kaki, terdapat jaringan fasia (selubung otot) yang menghubungkan tulang tumit dengan tulang-tulang jari kaki. Fasia ini berfungsi menyerap getaran dan mempertahankan kelengkunagn kaki. Namun apabali tekanan dan 'stres' terlalu besar, fasia akan meragang dan bisa robek.

Regangan berulang dan robekan menimbulkan peradangan fasia yang terasa sebagai nyeri di bawah tumit. Nyeri ini awalnya ringan, tetapi semakin lama semakin berat dan terasa menusuk. Terlbih lagi ketika Anda menginjakkan kaki pertama kali saat bangun tidur di pagi hari.

Nyeri akan berkurang setelah Ana bangun dan lebih banyak bergerak. Tetapi dapat kambuh legi ketika Anda berjalan setelah lama berdiri atau duduk. Nyeri juga cenderung memburuk setelah berolahraga.

Pada umumnya, plantar fasciitis banyak timbul di usia 40-60 tahunan. tetapi orang yang lebuh muda juga bisa mengalaminya, khusunya pada pelari, orang dengan kaki datar (flat foot) atau terlalu melengkung (high arch), dan yang memiliki berat badan berlebih.

Selain itu, kebiasaan memaki sepatu berhak tingi dan melakukan pekerjaan yang banyak berjalan atau berdiri (misalnya pegawai bank dan guru) juga akan meningkatkan risiko plantar fasciitis.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami nyeri tumit dengan ciri-ciri berikut:

- Nyeri hebat disertai bengkak di sekitar tumit
- Disertai demam, kesemutan atau baal disekitar tumit
- Tidak bisa berjalan normal
- telapak kaki tiak dapat ditekuk ke bawah
- Tidak bisa berjinjit
- Berlangsung lebih dari satu minggu
- Nyeri juga terasa ketika Anda sedang tidak berdiri atau berjalan

Pada umumnya, nyeri tumit akan membaik dengan sendiri jika Anda cukup istirahat. Namun, sebagian orang sering mengabaikan keluhan dan tanda awal nyeri tumit dan tetap melakukan aktivitas meski tumit terasa nyeri, ini akan memperburuk kondisi yang sedang Anda alami dan juga bisa menimbulkan komplikasi.

Karena itu, jika Anda mulai merasakan nyeri tumit, segera isirahatkan kaki Anda. Jika rasa nyeri masih berlanjut, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Demikian mengenai Inilah Penybab Nyeri pada Tumit, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Inilah Penybab Nyeri pada Tumit Inilah Penybab Nyeri pada Tumit Reviewed by Ticka Salsabila on Kamis, Agustus 24, 2017 Rating: 5

Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Basah!

Selasa, Agustus 22, 2017
Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Basah!
Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Basah! -  Ada beberapa kebiasaan yang sering kita lakukkan dan tidak kita ketahui ternyata hal tersebut bisa memdatangkan efek negatif bagi kesehatan Anda. Salah satunya adalah tidur dengan kondisi rambut masih basah.

Seperti diikutip dari liputan6, berikut adalah beberapa efek negatif dari tidur dengan rambut yang masih basah:

1. Sakit Kepala

Tidur dengan rambut basah juga bisa membuat sakit kepala. Melansir dailyhealthpost, bakteri yang tumbuh di kepala dan menyebabkan infeksi secara alami akan meningkatkan darah ke kulit.

Hal deiian terjadi sebagai reaksi ari infeksi, akibatnya aliran darah yang meningkat bisa menyebabkan sakit kepala. Tak hanya itu, kelembapan yang disebabka olh rambut yang basah memicu perubahan suhu tubuh yang mendadak dan menyebabkan sakit kepala.

Jika Anda mencoba menyiasatinya dengan membungkus rambut yang basah dengan handuk, cara ini justru akan memperburuk keadaan. Sebab kelembapan rambut akan bertahan lebih lama dan menggangu sirkulasi darah dari kulit kepala. Hasilnya yerjjadi ketegangan yang meningkatkan dan dapat menyebabkan rasa sakit dan menggangu tidur.

Suhu tubuh yang tidak stabil bisa melemahkan sistem tubuh dan memicu pilek. Kelambapan yang trjadi selama beberapa jam dapat menyebabkan mekanisme pertahanan tubuh Anda menjadi lemah, sehingga beberaa virus dan bakteri bisa lebih mudah menyerang.

2. Rambut Rusak

Tidur dengan rambut basah juga bisa menyebabkan rambut Anda menjadi rusak. Rambut menjadi lebih rapuh saat basah, sehingga gerakan maupun antara rambut yang basah dan kasur dapat meningkatkan risiko rambut menjadi rusak atau mudah patah.

Selain itu, tidur dengan rambut yang basah juga dapat menyeebabkan rambut Anda lebih berminyak. Hal ini disebabkan oleh perubahan yang dialami oleh kelenjarsebaceouse, yang pada gilirannya menyebabkan tingkat pH tidak seimbang di kulit kepala.

Al hasil Anda akan terbangun dengan rambut yang kusut

3. Infeksi Kulit Kepala

Tidak mengeringkan rambut sebelum tidur juga bisa dapat meningkatkan risiko infeksi kulit kepala. Hal itu terjadi karena kepala yang basah menjadi lingkungan yang idela bagi mikroorganisme untuk bereproduksi.

Terlebih lagi dengan kehangatan tempat tidur, jamur dan bakteri penyebab infeksi berkembang biak dengan sangat baik. Akibatnya iritasi bahkan infeksi jamur bisa muncul di kulit kepala Anda.

Rambut yang dibiarkann mengering di tengah tidur dapat menyebabkan kulit kepala berketimbe. Karena rambut yang basah bisa meningkatkan rasa gata pada kepala dan mnjadikannya tidak sehat.

Nah itulah dampak yang timbul dari tidur saat rambut masih basah. Mulai sekarang hindari kebiasaan buruk ini, karena bisa merusak rambut Anda.

Demikian mengenai Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Basah!, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat untuk kalian semuanya.
Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Basah! Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Basah! Reviewed by Ticka Salsabila on Selasa, Agustus 22, 2017 Rating: 5

Tanda-Tanda Remaja Mengalami Stres

Minggu, Agustus 20, 2017
Tanda-Tanda Remaja Mengalami Stres
Tanda-Tanda Remaja Mengalami Stres - Masa remaja adalah masa yang paling labil, masa transisi dari anak-anak ke dewasa. Pada masa ini, emaja akan mengalamai berbagai dinamika dalam kehidupanan yang sering kali menimbulkan tekanan psikologis yang bisa berujung pada stres. Adakah tanda stres pada remaja yang bisa dikenali?

Berdasarkan eksperimen terhadap hewan percobaan, stres di masa remaja memicu reaksi yang lebih lama. Jika tidak ditangani dengan benar, maka remaja dapat terjerat stres yang menghambat aktivitas dan tumbuh kembang mereka.

Beberapa perubahan perilaku remaja yang sedang mengalami stres, misalnya ia tidak mau terlibat dalam kegiatan bersama temannya, lebih cemas dari biasanya, dan tidur lebih sedikir atau lebih banyak dari biasanya. Selain itu, mereka mulai mengonsumsi produk berkafein lebih banyak dari biasanya dan berperilaku lebih agresif.

Selain perubahan perilaku yang terlihat, seseorang dengan gangguan stres juga bisa mengalami perubahan emosi seperti lebih cepat marah, mudah merasa sedih, lebih sulit bersantai, dan emosinya fluktuatif.

Disamping itu, seseorang yang sedang stres juga akan mengalami perubahan fisik. Mulai dari merasa tidak lapar, berat badan menurun dan sering merasa panik.

Mengatasi Stres Sejak Dini

Anda merasakan keluhan sepeti di atas? Atau mengenalinya pada beberapa remaja di sekitar Anda? Jika iya, beberapa hal di bawah ini bisa menjadi bentuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan:

1. Anjurkna mereka untuk membicarakan masalah yang sedang diihdapi pada orang yang dapat di percaya. Baik dari teman maupun dari keluarga.

2. Mintalah agar mereka menghilangkan berbagai pikiran yang tidak bermanfaat dan membebani. Ajak untuk berpikir secara positif dan menghilangkan  prasangka buruk.

3. Sarankan untuk mencata permasalah apapun yang mereka hadapai dan anjurkan untuk membuat daftar penyelesaian yang dapat dilakukan.

4. Ajak untuk melakukan aktibitas fisik seperti olahraga dan aktivitas sosial yang mengalihkan pikiran. Hubungan sosial yang baik dapat megurangi keadaan stress.

Mengenali gejala stres pada remaja sedini mungkin akan sangat membantu teratasinya masalah tersebut. Jangan biarkan tingkat stres mengganggiu kehidupan serta merrusak masa depan mereka.

Demikian mengenai Tanda-Tanda Remaja Mengalami Stres, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Tanda-Tanda Remaja Mengalami Stres Tanda-Tanda Remaja Mengalami Stres Reviewed by Ticka Salsabila on Minggu, Agustus 20, 2017 Rating: 5

Waspadai dan Kenali Abortus Inkomplit

Jumat, Agustus 18, 2017
Waspadai dan Kenali Abortus Inkomplit -  Apa itu abortus inkomplit? Adalah terjadinya keguguran tetapi tidak seluruh janin ikut turun. Masih ada siss-sisa jaringan kehamilan yang terjadi di dalam. Abortus terjadi ketika usia kehamilan di bawah 20 minggu.

Perdarahan pada abortus inkomplit tergolong banyak dan perut terasa sakit. Umumnya selaput terjadi ketuban pecah. Dengan keadaan mulut rahim terbuka dan menipis. Jika terjadi abortus inkomplit, dokter akan melakukan pemeriksaan panggul untuk memastikan dan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui sebearap banyak sisa jaringan yang ada di dalam.

Beragam Peenyebab

Penyebab terjadi abortus atau keeguguran pada intinya adalah karena janin dalam rahim ibu tidak berkembang dengan sempurna. Hal ini terutama terjadi ketika usia kehamilan berada di trimester pertama. Pada dasarnya, penyebab abortus ini sama dengan keguguran biasa. Salah satunya adalah kekurangan plasenta. Penyebab lainnya dalah karan ada sel telur dan sperma yang rusak, atau gangguan kromosom maupun kelainan generik dan janin.

Keguguran juga bisa terjadi karena ada faktor dari luar. Kondisi dari luar ini biasanya memungkinkan janin gugur pada trimaster kedua. Faktor eksternal tersebut misalnya terlalu gemuk, kekurangan gizi, pola hidup yang tidak sehat, menggunakan narkoba, merokok, mengalami kecelakan seperti tabrakan atau jatuh, mengalami infeksi, penyakit diabetes tak terkendali, keracunan makanan, kehamilan di usia lbih dari 35 tahun, serta tekanan darah yang terlalu tinggi juga bisa membuat ibu hamil keguguran.

Penanganan untuk Abortus Inkomplit

Keguguran yang tidak sempurna atau hanya sebagian ini harus ditangani dengan tepat. Prinsip penanganan dari kondisi ini adalah memastikan rahim bersih dari jaringan kehamilan yang masih tersisa, untuk menghindari komplikasi berat periode tunggu selama beberapa hari dengan pemamtuan dokter, hingga semua jaringan kehamilan luruh dan keluar secara alami.

Langkah lainnya yang dapat dilakukan oleh dokter adalah memberikan obat yang dapat merangsang rahim untuk mendorong sisa-sisa jaringan kehamilan agar keluar. Cara ini bisa dilakukan kalau Anda tidak mengalami komplikasi.

Anda mungkin akan disarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit, pasalnya pada saat ini sebagian wwanita akan merasa kram dan mengalami perdarahan lebih banyak. Selain itu mungkin juga terjadi efeek samping seperti mual, muntah, sakit kepala, lelah atau diare.

Cara yang paling singkat untuk penanganan abortus inkomplit adalah memalalui tindakan kuretase, yaitu pengangkatan seluruh sisa jaringan kehamilan. Tindakan ini jika dokter menganggap Anda perlu penanganan segera, untuk meenghentikan perdarahan dan menceegah infeeksi yang dapat mengacam nyawa

Kapan Bisa Hamil Lagi?

Jangan kahwatir, meski pernah mengalami abortus inkomplit, Anda dapat segera merencanakn kehamilan lagi. Setlah mengalami keguguran Anda tetap dapat hamil dengan normal dan sehat.

Namun disarannkan untuk menunggu masa menstruasi normal kembali. Paling tidak setelah satu kali menstruasi, Anda baru dapat merencanakan kehamilan lagi. Pada wanita yang mengalami keguguran secara berulang, umumnya dokter akan meminta Anda melakukan tes lanjutan untuk memastikan penyebabnya. Bila ditemukan suatu kondisi yang menjadi penyebab keguguran, dapat ditangani terlebih dahulu, sehingga kehamilan berikutnya dapat berjalan dengan baik.

Abortus inkomplit hanya satu dari sekian banyak keguguran yang dapat terjadi. Naun, jangan putus asa ketika mengalaminya. Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk programm kehamilan selanjutnya.

Demikian mengenai Waspadai dan Kenali Abortus Inkomplit , semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Waspadai dan Kenali Abortus Inkomplit Waspadai dan Kenali Abortus Inkomplit Reviewed by Ticka Salsabila on Jumat, Agustus 18, 2017 Rating: 5

Penyebab dan Gejala Anak Terserang Virus Rubella

Senin, Agustus 14, 2017
Penyebab dan Gejala Anak Terserang Virus Rubella
Penyebab dan Gejala Anak Terserang Virus Rubella - Mungkin anak Anda pernah mendapati tubuhnya ruam dan demam? Mungkin Anda menganggap semua hal tersebut adalah gejala campak. Namun, Anda perlu hati-hati, bisa jadi keadaan tersebut adalah merupakan gejala infeksi rubella alias campak jerman.

Campak dan Rubella adalah penyakit yang berbeda. Rubellla adalah penakit yang ditularkan oleh virus rubella. Penyakit ini sering menyerang anak. Sementara campak (measles) merupakan penyakit infeksi yang mudah melalui batuk dan bersin.

Seperti yang dikutip dari Health Line, virus rubella sangatlah cepat dan mudah menular. Seseorang bisa terkena rubella jika menyentuh mulut, hidung, mata, atau bekas lendir atau cairan seseorang yang terkena infeksi rubella. Rubella juga bisa menyebar melalui berbagi makanan atau minuman dengan seseorang yang terinfeksi rubella.

Gejala Infeksi Rubella

Gejala infeksi rubella sebenarnya terbilang ringan, yaitu demam ringan, nyeri tenggorokan, sakit kepala, sesak napas dan pilek, mata merah, serta ruam merah yang dimulai daria wajah dan menyebar ke lengan serta kaki dengan cepat. Umumnya, gejala infeksi rubella ini ditunjukkan memang tidak terlalu signifikan dan sulit untuk dikenali.

Tanda-tanda dan gejala rubella biasanya muncul antara dua atau tiga minggu setlah terpapar virus. Gejala yang ditimbulkan biasanya akan bertahan selama dua sampai tiga hari lamanya.

Infeksi rubella juga bisa pada ibu yang sedang hamil dan mnular ke janin melalui plasenta. Rubella pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan jugga kelainan pada bayi baru lahir.

Biasanya, komplikasi dari penyakit rubella 70 persen adalah artritis atau nyeri sendi. Sedangkan pada bayi biasanya terdapat kelainnan jantung, pengelihatan dan pendengaran , gangguan kognif, gangguan hati dan limpa.

Infeksi virus rubella sebenarnya dapat diminimalisir, bahkan dicegah dengan memberikan vaksi measles rubella (MR) kepada anak Anda. Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengampayekan imunisasi tersebut untuk menekan angka terpapar virus rubella.

Demikian mengenai Penyebab dan Gejala Anak Terserang Virus Rubella, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Penyebab dan Gejala Anak Terserang Virus Rubella Penyebab dan Gejala Anak Terserang Virus Rubella Reviewed by Ticka Salsabila on Senin, Agustus 14, 2017 Rating: 5

Tanda-Tanda Tubuh Anda Kebanyakan Garam

Selasa, Agustus 01, 2017
Tanda-Tanda Tubuh Anda Kebanyakan Garam
Tanda-Tanda Tubuh Anda Kebanyakan Garam - Setiap orang memiliki selera masing-masing mengenai makanan. Ada orang yang suka dengan asin, manis dan berbagai macam lainnya.

Tapi tahukan kamu, kalau ternyata terlalu banyak mengonsumsi garam juga dapat memicu beberaa penyakit yang bisa menyerang  tubuh Anda lho. Lalu, apakah ada tanda-tanda kalau tubuh terlalu banyak mengonsumsi garam?

Berikut adalah beberapa tanda-tanda kalau tubuh Anda sedang kelebihan garam, seperti di kutip dari bintangcom di bawah ini:

1. Tekanan Darah Tinggi

Menurut seorang ahli, Rosanne Rust,jika Anda menderita hipertensi, maka konsumsi garam harus benar-benar di perhatikan. Karena terlalu banyak mengonsumsi garam akan membuat tekanan darah meenjadi naik. 

"Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, batasilah asupan natrium sampai sekitar 2.300 miligram perhari," katanya seperti dikutip dari thelistcom.

2. Pembengkakan

Terlalu banyak mengonsumsi garam juga tidak baik untuk kesehatan, dan ini bisa berpotensi membuat sejumlah perubahan pada bentuk fisik Anda. Salah satunya adalah pembekakan.

Pembengkakan biasanya terjadi di seputar tubuh dan menjadi pengingat bahwa asupan garam tubuh Anda terlalu banyak. Untuk menghindari hal tersebut, Anda pastinya harus dapat mengurangi konsumsi garam dan tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung sodium.

3. Masalah Perut

Banyak mengonsumsi garam dapat membuat Anda terserang penyakit di seputar perut. Pneyakit tersebut dimulai dari iritasi ringan, perut kembung, mag, paling parah Anda dapat menderita kanker perut.

Dengarkan kondisi perut Anda, jika perut Anda terasa iritasi, bisa jadi itu adalah tanda bahwa Anda terlalu banyak makan makanan asin. Segera periksa ke dokter untuk mengethaui penyebab secara pasti.

4. Dehidrasi

Saat terlalu mengonsumsi garam, maka tubuh Anda akan mengalami dehidrasi sehingga sering merasa haus. Anda harus banyak minum air mminneral untuk menghindar dari kemungkinan tubuh kekurangan cairan.

Anda juga harus mengingat-ingat kembali, apakah Anda memiliki riwayat penyakit mag tau hanya terlalu sering makan garam.

Jadi hindarilah terlalu banyak mengonsumsi garam berlebihan, karena terlalu banyak makan garam akan membuat tubuh Anda terserang beberapa penyakit. Jadi perhatikan makanan Anda.

Demikian mengenai Tanda-Tanda Tubuh Anda Kebanyakan Garam, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buai kalian semuanya.
Tanda-Tanda Tubuh Anda Kebanyakan Garam Tanda-Tanda Tubuh Anda Kebanyakan Garam Reviewed by Ticka Salsabila on Selasa, Agustus 01, 2017 Rating: 5

Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein

Selasa, Juli 25, 2017
Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein
Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein - Protein adalah salah satu nutrisi yang sangat di butuhkan oleh tubuh. Protein mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh.

Samping itu, protein bisa menjadi sumber energi jika karbohidrat dan lemak tidak mencuupu. Maka protein juga bisa membantu proses penyembuhan luka. Bila tubuh kekuangan protein, ada beberapa hal yang akan terjadi pada tubuh Anda. Berikut adalah tanda-tanda tubuh kekurangan protein:

1. Rambut Menipis

Rabut terdiri dari protein keratin. Jika tubuh tidak mendapatkan  cukup protein secara konsisten, lama-lama rambut akan mulai rontok. Selama kekurangan protein , laju pertumbuhan rambut akan melambat dan semakin banyak folikell rambut yang memasuki fase istirahat. Rambut yang tersisa akan menjadi pendek dan berkurang jumlahnya.

2. Kuku

Protein sangat penting dalam pertumbuhan kuku. Jika tubuh tidak mendapatkan asupan protein yang cukup maka kuku akan mudah patah atau rapuh.

3. Tidur Tidak Nyenyak

Tanda lain yang bisa di ketahui dari kekurangan protein adalah tidur Anda tidak bisa nyenyak. Mengonsumsi protein dapa membantu produksi triptofan dan serotonin. Triptofan dan serotonin berperan dalam membuat tidu Anda menjadi nyenyak. Jika tubuh kekurang protein maka tidur Anda tidak bisa nyenyak di malam hari.

4. Pembekakan di Tungkai Bawah

Protein berperan menahan air di pembuluh darah. Kekurangan protein menyebabkan air keluar dari pembuluh darah, sehingga terjadi pembekakan berbagai bagian tubuh, terutama tungkai bawah.

5. Sering Sakit

Protein dibutuhkan untuk membangunkan sistem kekebalan pada tubuh. Sistem kekebalan tubuh bergantung pada apa yang kita makan. Sebuah studi yang diterbitkan Progress Food and nutrition menyimpan bahwa kekurangan protein mengakibatkan hilangna sel T, sela yang berfungsi mengusi kuman. Jika sela ini hilang, maka sistem kekebalan tubuh tidak bisa menangkal bakter atau virus.

Jika Anda mengalami hal di atas, maka Anda harus segera memperhatikan pola makan Anda. Gantilah pola makan Anda dengan makanan yang sehat dan bergizi seimbang.

Demikian mengenai Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein , semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya
Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein Tanda-Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein Reviewed by Ticka Salsabila on Selasa, Juli 25, 2017 Rating: 5

Kenali Faktor Penyebab Payudara Sakit

Sabtu, Juli 22, 2017
Kenali Faktor Penyebab Payudara Sakit
Kenali Faktor Penyebab Payudara Sakit - Mastalgia adalah istilah medis, dimana payudara terasa sakit atau nyeri. Nyeri pada payudara di bedakan lagi menjadi dua, yaitu gangguan hormonal dan bukan hormonal.

Jika payudara terasa sakit karena faktor hormonal maka nyeri payudara biasanya akan datang saat siklus menstruasi datang atau saat wanita sedang hamil. gejala yang disertai pembekakan payudara dan meliatkan kedua payudara. Nyeri sendiri akan hilang seiring dengan berakhirnya masa menstruasi.

Sedangkan nyeri yang disebabkan bukan hormonal tidak berkaitan dengan masa hormonal dan nyeru yang dirasakan seperti rasa terbakar dan tertekan. Nyeri ini hanya melibatkan satu payudara dan menjalar ke bagian belakang tubuh.

Berikut adalah beberapa penyebab nyeri payudara yang tidak berkaitkann dengan gangguan hormonal:

- Ukuran Payudara Besar

Payudara yang besar akan membuat nyaman karena dapat menarik ligament payudara sehingga rasa nyeri akan terasa jika ditopang dengan ukuran bra yang tepat.

- Trauma di Area Payudara

Trauman di area payudara sepetrti tertariknya otot di sekitar payudara saat olahraga bisa menyebabkan rasa nyeri penderita.

- Kehamilan

Salah satu gejalla yang muncul saat hamil adalah nyeru di payudara. Hal ini merupakan hal yang wajar terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan.

- Kebiasaan Merokok

Wanita yang sering merokok dapat muncul gejala nyeri payudara karena meningkatnya kadar epinefrin di dalam tubuh yang dapat memicu rasa nyeri.

Nyeri payudara memang dapat mengkhawatirkan. Apalagi jika Anda merasakan nyeru pada payudara yang tidak berkurang dalam 1 minggu dan selalu terjadi di area pauara tertentu, hingga pada akhirnya menganggu aktivitas sehari-hari.

Karena itu, jika Anda merasakan beberapa gejala di atas, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik payudara secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang lainnya seperti mammogram, dan biopsi payudara (ultrasound) bila ditemukan adanya benjolan payudara.

Demikian mengenai Kenali Faktor Penyebab Payudara Sakit, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Kenali Faktor Penyebab Payudara Sakit Kenali Faktor Penyebab Payudara Sakit Reviewed by Ticka Salsabila on Sabtu, Juli 22, 2017 Rating: 5

4 Hal Wajar Saat Malam Pertama

Senin, Juli 17, 2017
4 Hal Wajar Saat Malam Pertama
4 Hal Wajar Saat Malam Pertama - Bagi pengantin baru, maka malam pertama adalah moment yang sangat di tunggu-tunggu. Moment malam pertama selalu begitu membekas di ingatan. Namun tak jarang, momen penting ini berjalan tak sesuai harapan.

Oleh karena itu, bagi Anda yang akan memulai malam pertama, maka sebaiknya mengetahu 4 hal wajar malam pertama di bawah ini:

1. Hubungan Intim Tak Berjalan Mulus

Meski sangat di nantikan, hubungan intim untuk pertama kalinya kerap menjadi moment yang menegangkan bagi kedua belah pihak. Akibat dari ketegangan ini adalah  tidak berjalannya f*replay dengan baik.

Alat kelamin kedua belah pihak tidak cukup terlubkrikasi. Kondisi ini menyebabkan alat vital laki-laki tak bisa 'menusuk; dengan sempurna.

2. Bagian Intim Wanita tidak Berdarah

Banyak orang yang beranggapan kalau malam pertamanagian intim dari wanita tidak mengeluarkan darah, maka di anggap tidak perawan lagi. Anggapan itu tak sepenuhnya benar.

Bercak darah dari bagian intim terjadi karena robekan selaput dara. Pada wanita yang bagian intim elastis, saat malam pertama, robekan selaput dara tak selalu terjadi.

3. Nyeri Saat Hubungan

Nyeri saat pertama kali berhubungan (dispareunia) merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh wanita saat pertama kali. Hal ini karena Bagian intim belum terlubrikasi dengan baik.

Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan f*replay lebih lama. Bila perlu, Anda juga dapat menggunakan caran lubirkan (pelumas) yang dijual bebas di apotek.

4. Tidak Mengalami Puncak Kenikmatan

Lebih dari 50 persen pasangan yang baru menikah tak mengalami kenimatan di malam pertama. Anda tidak perlu khawatir. Semakin sering Anda berhubungan  dengan pasangan, masing-masing pihak akan lebih mengerti apa yang harus dilakukan untuk memuaskan gairah dari pasangannya.

Apakah hal-hal di atas pernah terjadi pada Anda saat malam pertama? Jika iya, maka tak perlu khawatir, karena hal itu adalah wajar dan tak hanya Anda saja yang merasakan hal tersebut, banyak orang juga sama seperti itu.

Demikian mengenai 4 Hal Wajar Saat Malam Pertama, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
4 Hal Wajar Saat Malam Pertama 4 Hal Wajar Saat Malam Pertama Reviewed by Ticka Salsabila on Senin, Juli 17, 2017 Rating: 5

Kenali 7 Tanda Seseorang Terkena HIV

Kamis, Juli 13, 2017
Kenali 7 Tanda Seseorang Terkena HIV
Kenali 7 Tanda Seseorang Terkena HIV - HIV sampai sekarang masih belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan, dan HIV juga masih menjadi isu yang banyak di perbincangkan di dunia kesehata internasional.. Pasalnya virus ini menyerang sistem kekebalan imun seseorang sehingga mereka yang berdaya tahan tubuh rendah sangat rentan untuk terinfeksi.

Virus HIV menyebar dengan cairan darah, air susu ibu, cairan sperma dan vagina. Bukan melalui sentuhan tangan, ciuman, pelukan, atau berbagai makanan. Meski demikian, penting untuk mengetahui gejala awal HIV agar segera dapat ditangani.

Gejala yang timbul pada penderita HIV berbeda-beda tergantung tingkatan keparahannya. Namun, berikut adalah tanda-tanda seseorang terkena HIV:

1. Batuk Pilek atau sakit tenggorokan. Sering mengalami sakit tenggorokan atau sakit saat menelan.

2. Demam. Peningkatan suhu tubuh yang berlangsung selama 1 bulan atau lebih,tetapu tidak jelas sumber infeksi dalam tubuh.

3. Pembesaran Kelenjar getah bening. Adanya tanda infeksi dalam tubuh seperti pembekakan pada kelenjar getah bening.

4. Lemas, sering lelah. Selalu merasa tidak bertenaga saat menjalani kegiatan sehari-hari.

5. Penurunan berat badan berlebihan. Berat badan turun sekitar 10 persen dari berat badan normal tanpa gejala yang khas.

6. Infeksi mulur. Mulut kotor seperti sariawan atau sering terlihat seperti bercak putih dikarenakan adanya infeksi jamur pada rongga mulut. Kondisi ini dapat mengurangi nafsu makan.

7. Diare kronis. Buang air besar cair berlangsung lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.

Jika Anda atau orang terdekat ada yang mengalami hal seperti itu, maka segera periksakan diri kedokter untuk penanganan lebih lanjut.

Yang perlu di luruskan dari masyarakat kita adalah, virus HIV tidak menyebar melalu sentuhan tangan atau berbagi makanan.

Selain itu, meski belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini 100 persen pengidap HIV tetap bisa panjang umur bahkan hingga puluhan tahun. Ini berkat obat antivirus yang dapat menghambat perkembangan virus HIV di dalam tubuh. Sehingga, pengidap HIV tetap dapat beraktivitas layaknya orang normal.

Demikian mengenai Kenali 7 Tanda Seseorang Terkena HIV, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya
Kenali 7 Tanda Seseorang Terkena HIV Kenali 7 Tanda Seseorang Terkena HIV Reviewed by Ticka Salsabila on Kamis, Juli 13, 2017 Rating: 5

Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari?

Selasa, Juli 11, 2017
Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari?
Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari? - Kebanyakan orang akan menggunakan deodoran sebelum beraktivitas, apalagi mereka yang bekerja dengan aktivitas padat biasanya mereka menggunakan deodoran untuk tujuan terhindar dari bau badan dan keringat berlebihan.

Itu sebabnya, kini berbagai macam deodoran mempunyai banyak aroma, agar pengguna lebih nyaman saat menggunakan deodoran. Namun, apakah aman menggunakan deodoran.

Beda antiperspirant dan deodoran?

Sebelum mengetahui apakah baik atau tidak menggunakan deodoran, maka lebih baik mengenal perbedaan antara antiperspiran dan deodoran. Pasalnya, dari sekian banyak produk produk pengharum tubuh, label antiperspirant atau deodoran selalu muncul. Keduanya memang bisa menjaga tubuh tetap terasa segar meskipun Anda banyak berkeringat. Namun nyatanya antiperspirant dan deodoran memiliki fungsi yang berbeda. Sayangnya, hal ini sering tak disadari oleh para konsumen.

Agar Anda lebih mengerti kebutuhan dan pemakaian produk jadi efektif maka ketahu perbedaan keduanya. Cara paling mudah mengingat perbedaannya adalah antiperspiran menghambat keluarnya keringat, sementara deodoran fungsinya untuk mencegah bau badan.

Antiperspirant menggunakan bahan kimia atau astrigent kuat yang menyumbat atau memblokir pori-pori sehingga mencegah pelepasan keringat di ketiak. Sebagian besar dari kandungan antipeerspirant mengandung bahan kimia seperti alumunium atau zirkonium untuk memblokir pori-pori. Bahan aktif aluminum klorida membentuk sumbat seperti gel yang menyumbat pori-pori dana membuat Anda terbebas dari keringat.

Sedangkan deodorang bekerja untuk mencegah bakteri berkembang pada bagian tubuh yang berkeringat. Bahan kimia yang disebut triclosan membuat kulit ketiak terlalu asa sehinga mencegah pertumbuhan bakter menjadi penyebab bau badan tidak sedap.

Lalu, Amankah Memakai Deodoran setiap hari?
Selama ini banyak orang menyebut bahwa pemakai deodoran dalam jumlah banyak dan jangka panjang bisa menyebabkan datangnya kanker payudara. Namun nyatanya beberapa studi belum menemukan bukti ilmiah mengenai hal tersebut. Bahkan dalam studi The National Cancer Institute, yang menyebutkan bahwa tidak ada hubungan sgnifikan antara pemakaian deodoran dengan kanker.

Selain kanker, penyakit lain yang sering dikaitkan dengan penggunaan deodoran yakni Alzheimer. Serupa seperti kanker, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan rumor tersebut.

Meskipun  begitu penggunaan deodoran tidak dianjurkan untuk digunakan banyak-banyak. Nyatanya pemakaian deodoran bukanlah suatu kewajiban, terutama jika tidak dalam aktivitas yang padat. Di kondisi tropis yang lembab dan mudah berkeringat deodoran dipakai mereka yang mempunyai banyak aktivitas harian dan berkeringat.

Pada dasarnya pemakaian deodoran disesuaikan dengan aktivitas Anda sehari-hari, jika diperlukan untuk memaki setiap hari, maka Anda juga hari memperhatikan kulit Anda, apakah bermasalah atau tidak. Pasalnya, beberapa zat dalam deodoran bisa membuat kulit Anda menjadi iritasi, gatal, kemerahan atau bahkan mengalami ketiaak hitam.

Menggunakan Deodoran Lebih Efektif di Malam Hari

Kebanyak orang memakai deodoran pada siang hari saat akan berkaktivitas. Nyatanya, memakai deodoran lebih efektif pada malam hari, yaitu sebelum tidur. Para ahli menilai, cara ini lebih efektif ketimbang dengan memakai deodoran di pagi hari setelah mandi. Karena di malam hari suhu tubuh akan lebih dingin dan mengeluarkan keringat lebih sedikit, dibandingkan dengan siang hari.

Walaupun Anda tertidur, kelenjar keringat akan mnyerap bahan aktif antiperspirant sehingga dapat mengurangi mencegah bau badan atau mengurangi produksi keringat pada esok harinya. Sedangkan jika Anda memakai deodoran pada siang hari maka Anda hanya akan hanya akan memblokir jeringat di lapisan kulit luarnya saja. Sehingga Anda masih memungkinkan untuk mengalami bau badan dan keringat berlebih. Untuk itu lebih efektif memakai deodoran pada malam hari.

Demikian mengenai Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari?, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalia semuanya.
Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari? Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari? Reviewed by Ticka Salsabila on Selasa, Juli 11, 2017 Rating: 5

Kesalahan dalam Memakai Celana Dalam Wanita

Senin, Juli 10, 2017
Kesalahan dalam Memakai Celana Dalam Wanita
Kesalahan dalam Memakai Celana Dalam Wanita - Celana dalam berfungsi untuk melindungi organ intim. Agar organ intim tetap terjaga, Anda perlu berhati-hati dalam memakai celana dalam. Berikut adalah beberapa kesalah yang sering dilakukan:

1. Tidak Memakai Celana Dalam Berbahan Katun

Anda mungkin berpikir memaki celana dalam berbahan katun sama sekali tak seksi. Padahal celana dalam berbahan katun baik untuk kesehatan organ intim, khususnya vagina.

Berbeda dengan celana dalam berbahan sutera atau kain sintestis, bahan katun membuat kulit Anda mudah untuk bernapas atau bisa terhindar dari infeksi bakteri.

2. Memakai Thong

Celana dalam jenis ini memang sangat tepat untuk dipasangkan dengan celana untuk yoga. Namun thong dapat menyebabkan perpindahan bakteri dari area dubur ke vagina lantaran mudah bergeser karena minim kain.

3. Menggunakan Celana Dalam dengan ukuran yang Salah

Celana dalam yang terlalu ketat atau sempit bisa menyebabkan kulit menjadi lecer atau jadi iritasi. Pastikan Anda mengenakan celana dalam dengan ukuran yang pas.

4. Mengggunakan Celana dalam saat Tidur

Memakai celana dalam saat tidur memang hal biasa. Sayangnya kebiasaan tersebut dapat meningkatkan kelembapan kulit. Hal ii memungkinkan banyak bakteri dan jamur yang hidup di area sekitar organ intim.

Agar kesehatan organ intim Anda tetap terjaga, maka sebaiknya Anda menghindari kesalahan-salahan sepeti diatas.

Demikian mengenai Kesalahan dalam Memakai Celana Dalam Wanita, semoga postingan kali ini bisa bermanfaat buat kalian semuanya.
Kesalahan dalam Memakai Celana Dalam Wanita Kesalahan dalam Memakai Celana Dalam Wanita Reviewed by Ticka Salsabila on Senin, Juli 10, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.